Indonesia Game Experience 2026 di Cihampelas Walk Bandung mempertemukan komunitas gaming, industri teknologi, pelaku usaha, dan generasi muda. APTIKNAS TECHSUMMIT 2026 turut mendorong pemanfaatan kecerdasan buatan untuk memperkuat daya saing ekonomi digital Indonesia.
BANDUNG, 27 Oktober 2026 — Indonesia Game Experience (IGEX) 2026 sukses diselenggarakan pada 22–25 Oktober 2026 di Cihampelas Walk (Ciwalk) Mall, Bandung. Menggabungkan pengalaman gaming, kompetisi esports, bazaar komputer dan gadget, aktivitas pop culture, serta seminar teknologi, kegiatan ini menjadi ruang pertemuan antara komunitas, industri, dan masyarakat luas.
Berdasarkan catatan kunjungan mal yang menjadi acuan penyelenggara, selama empat hari penyelenggaraan tercatat total 85.000 kunjungan. Lokasi acara yang berada di Main Atrium dan area Lower Ground, yang merupakan pusat aktivitas mal, memberikan eksposur luas bagi kegiatan dan peserta pameran.


Rincian catatan kunjungan harian meliputi 10.000 kunjungan pada Kamis, 22 Oktober; 15.000 pada Jumat, 23 Oktober; 25.000 pada Sabtu, 24 Oktober; dan 35.000 pada Minggu, 25 Oktober 2026. Angka tersebut merupakan catatan kunjungan mal, bukan penghitungan pengunjung unik yang terverifikasi memasuki area acara.
Selain menjadi destinasi hiburan, IGEX 2026 juga menghadirkan kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal perkembangan perangkat komputer, teknologi gaming, simulasi, virtual reality (VR), serta berbagai inovasi digital yang semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari.

1. Sebanyak 1.600 Peserta Meramaikan Kompetisi Esports
Salah satu daya tarik utama IGEX 2026 Bandung adalah kompetisi esports yang diikuti sekitar 1.600 peserta, dengan total hadiah mencapai Rp50 juta.
Enam judul game yang dipertandingkan adalah:
- Point Blank
- Audition AyoDance
- VALORANT
- Mobile Legends: Bang Bang
- Free Fire
- Honor of Kings
Kompetisi tersebut menghadirkan persaingan antarpemain sekaligus menjadi wadah bagi komunitas gaming untuk bertemu, mengasah kemampuan, dan membangun jejaring.

Esports kini berkembang melampaui aktivitas bermain game. Di balik kompetisi, terdapat kebutuhan terhadap perangkat komputer, jaringan internet, perangkat lunak, penyelenggaraan acara, produksi konten, pemasaran digital, serta sumber daya manusia yang memiliki kompetensi teknologi.
Melalui IGEX, pengunjung juga dapat mencoba pengalaman gaming PC, VR, dan driving simulator, sekaligus melihat perkembangan perangkat serta ekosistem pendukung industri gaming.
2. APTIKNAS TECHSUMMIT 2026: Membahas Masa Depan AI dan Ekonomi Cerdas
Bersamaan dengan IGEX 2026, APTIKNAS menyelenggarakan APTIKNAS TECHSUMMIT 2026 – 12th Edition, dengan tema:
“AI-Native Indonesia 2026: From Agentic AI to Physical AI: Building the Next Intelligent Economy.”
Seminar yang diikuti sekitar 150 peserta ini membahas bagaimana kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dapat diterapkan dalam dunia usaha, pemerintahan, pendidikan, dan industri.

Pembahasan mencakup Agentic AI dan otomatisasi perusahaan, infrastruktur AI dan data center, keamanan siber, smart city, pemerintahan digital, robotika, Physical AI, edge computing, serta kesiapan tenaga kerja menghadapi transformasi digital.
Konsep Agentic AI merujuk pada sistem AI yang mampu menjalankan rangkaian tugas untuk mencapai tujuan tertentu dengan tingkat kemandirian yang sesuai rancangan. Sementara itu, Physical AI menghubungkan kecerdasan buatan dengan sistem fisik, seperti robot dan perangkat cerdas, agar dapat berinteraksi dengan lingkungan nyata.


Bagi pelaku usaha, perkembangan ini membuka peluang untuk meningkatkan produktivitas, mengoptimalkan proses operasional, dan mengembangkan layanan baru. Namun, penerapannya juga membutuhkan kesiapan sumber daya manusia, keamanan data, tata kelola, dan investasi infrastruktur.
Sejumlah pembicara dari pemerintah, industri, asosiasi, dan akademisi hadir untuk memberikan perspektif lintas disiplin. Mereka antara lain Dr. Ir. Feri Arlius, M.Sc.; Fanky Christian; Michael Edward; Ryoka Putra Agitama; Yolanda Roring; Assoc. Prof. Muharman Lubis; Dr. Septiana Ayus Estri Mahani; serta Miryam Ariadne Sigarlaki.

Dalam pemberitaan BISKOM mengenai kegiatan ini, Soegiharto Santoso menekankan pentingnya menerapkan AI secara nyata, mengukur manfaatnya, menjaga keamanannya, dan menjadikannya bagian dari strategi pertumbuhan usaha. Ia juga mendorong Indonesia agar tidak berhenti sebagai konsumen teknologi, tetapi mampu menghasilkan inovasi dan produk yang berdaya saing global.
Pesan tersebut menegaskan bahwa transformasi digital bukan hanya tentang mengadopsi teknologi baru, melainkan juga membangun kemampuan manusia, menciptakan nilai ekonomi, dan memperkuat industri nasional.
3. Kolaborasi Gaming, Pop Culture, dan Teknologi
IGEX 2026 Bandung menghadirkan beragam kegiatan untuk menjangkau pengunjung dari berbagai kalangan, mulai dari gamer dan komunitas esports hingga keluarga, mahasiswa, penggemar pop culture, dan pencinta teknologi.
Selain kompetisi esports, pengunjung dapat menikmati Computer & Gadget Bazaar, Free to Play E-Sports PC, VR dan driving simulator, serta kegiatan pop culture yang mencakup Wannabe Star Performance, Idol Star Performance, cosplay parade, dan coswalk competition.

Kombinasi tersebut mempertemukan hiburan dan teknologi dalam satu pengalaman. Pengunjung tidak hanya dapat menyaksikan kompetisi, tetapi juga mengenal perangkat, mencoba teknologi interaktif, bertemu komunitas, dan melihat peluang kreativitas digital.
Industri game memiliki keterkaitan dengan banyak bidang, termasuk desain, animasi, musik, pengembangan perangkat lunak, komputasi awan, pemasaran digital, dan kecerdasan buatan. Karena itu, pertumbuhan industri gaming dapat membuka ruang bagi talenta kreatif dan pelaku usaha dari berbagai latar belakang.
Menurut Hendri Andrigo Sutanto ketua AGKDI selaku host dari acara IGEX 2026 adalah “IGEX kami hadirkan sebagai ruang pertemuan bagi komunitas game, kreator konten digital, pelaku industri, mitra teknologi, dan masyarakat untuk saling terhubung serta membuka peluang kolaborasi.



Kami melihat gaming bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem ekonomi kreatif yang menciptakan peluang di bidang teknologi, pengembangan game, desain, produksi konten, dan pengembangan talenta muda. Melalui IGEX 2026 Bandung, kami ingin semakin banyak masyarakat mengenal potensi industri game dan konten digital Indonesia, sekaligus mendorong kolaborasi yang berkelanjutan antara komunitas, industri, asosiasi, dan pemerintah. Kami berterima kasih kepada seluruh sponsor, publisher, mitra, peserta, komunitas, dan pengunjung yang telah menjadi bagian dari IGEX 2026 Bandung. Kami berharap IGEX terus berkembang menjadi platform yang memperkuat industri game dan konten digital Indonesia serta membuka peluang bagi talenta lokal untuk bersaing di tingkat internasional.”
















4. Dukungan Sponsor dan Publisher Industri
Penyelenggaraan IGEX 2026 Bandung didukung kolaborasi berbagai mitra industri teknologi, telekomunikasi, perangkat komputer, gaming, dan penerbit game.
Sponsor utama: Taiwan Excellence, Telkomsel, dan IndiHome.
Sponsor pendukung: Samsung, AMD, Lexar, ASRock, Gigabyte, TEAMGROUP, Kingston, HYTE, Paradox Gaming, Ryunix, Nemesis, Cube Gaming, Antec, Super Flower, Armageddon, Thrustmaster, Aolion, Bambu Lab, dan LAN Game.
Publisher pendukung: Megaxus, Zepetto, Haya, LINE Games, dan IGG.
Kolaborasi ini memperlihatkan keterlibatan beragam pelaku industri dalam mendukung kegiatan gaming dan teknologi. Kehadiran mereka juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal produk, layanan, dan perkembangan teknologi yang digunakan dalam ekosistem digital.


5. Kolaborasi Lintas Sektor untuk Ekosistem Digital Indonesia
Pembukaan IGEX Bandung pada 22 Oktober 2026 turut menghadirkan perwakilan pemerintah, asosiasi, dan industri, termasuk Dr. Ir. Feri Arlius, M.Sc., Direktur Sarana dan Prasarana Kebudayaan Kementerian Kebudayaan RI; Ir. Soegiharto Santoso, S.H.; Amy Hsiao, Direktur Taiwan Trade Center Jakarta; Putro Dewanto, General Manager Household Consumer Business Region Jawa Barat Telkomsel; Fanky Christian; Andi Tanudiredja; serta Anton Budyana.

Keterlibatan berbagai pihak ini mencerminkan pentingnya kolaborasi untuk memperkuat ekosistem game dan teknologi digital, mulai dari pengembangan talenta hingga perluasan peluang usaha.
Hendri Andrigo Sutanto, Ketua Umum AGKDI dan Ketua DPD APTIKNAS Jakarta, bersama Andi Tanudiredja, juga mendapat apresiasi atas kontribusinya dalam mendorong keberlangsungan roadshow game yang telah memasuki tahun kelima. Rangkaian IGEX menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan kegiatan gaming dan kreativitas digital di berbagai kota di Indonesia.
Ke depan, kesinambungan kegiatan seperti IGEX diharapkan dapat memperkuat hubungan antara komunitas, pengembang game, pelaku usaha, mitra teknologi, dan institusi pendidikan. Dengan demikian, industri gaming dapat berkembang tidak hanya sebagai sektor hiburan, tetapi juga sebagai bagian dari ekonomi kreatif dan transformasi digital nasional.
6. IGEX 2026 Berlanjut ke Tangerang
Setelah sukses di Bandung, rangkaian Indonesia Game Experience 2026 dijadwalkan berlanjut ke Tangcity Mall, Tangerang, pada 19–22 November 2026.
Penyelenggaraan di kota berikutnya diharapkan kembali menghadirkan pengalaman gaming, kompetisi, teknologi, dan kegiatan komunitas, sekaligus memperluas kesempatan kolaborasi bagi pelaku industri dan generasi muda.
IGEX 2026 membawa pesan bahwa gaming dan teknologi dapat menjadi jembatan antara hiburan, kreativitas, pendidikan, inovasi, dan peluang bisnis. Sementara itu, APTIKNAS TECHSUMMIT menegaskan bahwa masa depan ekonomi digital Indonesia membutuhkan penerapan teknologi yang bermanfaat, sumber daya manusia yang siap, serta kolaborasi lintas sektor yang berkelanjutan.
IGEX 2026 — The Biggest Gaming Festival in Indonesia. It’s the Next Level.