Indonesia Game Experience 2026 Surabaya membuktikan bahwa gaming, teknologi, esports, cosplay, pop culture, dan komunitas dapat menjadi magnet baru bagi generasi muda sekaligus membuka peluang besar bagi industri kreatif digital Indonesia.
SURABAYA, 27 September 2026 — Gelaran Indonesia Game Experience (IGEX) 2026 Surabaya resmi menutup rangkaian acaranya pada Minggu, 27 September 2026, setelah berlangsung selama empat hari, 24–27 September 2026, di Ciputra World Surabaya.
Menggunakan dua area utama, yaitu V-Junction Hall dan Rotunda, IGEX 2026 Surabaya berhasil menghadirkan perpaduan antara gaming, esports, teknologi, digital lifestyle, cosplay, pop culture, komunitas, edukasi, hingga entertainment dalam satu ekosistem event.

Yang menarik, berdasarkan catatan jumlah pengunjung dari pihak mall, trafik pengunjung selama empat hari mencapai sekitar 90.000 orang. Pada Kamis dan Jumat tercatat masing-masing sekitar 15.000 pengunjung per hari, sementara Sabtu dan Minggu meningkat menjadi sekitar 30.000 pengunjung per hari.
Angka tersebut menunjukkan bagaimana pemilihan lokasi menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan event.
Ciputra World Surabaya memiliki posisi strategis dengan area event yang berada dekat dengan pusat makanan, jajanan, retail, dan aktivitas lifestyle mall yang memiliki trafik tinggi. Akibatnya, IGEX tidak hanya dikunjungi oleh mereka yang memang datang untuk mengikuti acara gaming, tetapi juga berhasil menangkap spontaneous traffic dari pengunjung mall.
Dengan kata lain, pengunjung datang bukan hanya karena mencari event gaming—tetapi mereka menemukan pengalaman IGEX ketika sedang berada di mall.
Bukan Sekadar Festival Game
Sejak awal, IGEX memang dirancang dengan konsep yang lebih luas dari sekadar kompetisi game.
Bagi generasi muda, gaming hari ini telah berkembang menjadi bagian dari lifestyle, entertainment, social interaction, content creation, teknologi dan bahkan peluang ekonomi kreatif.

Konsep tersebut sejalan dengan visi AGKDI untuk mendorong Indonesia menjadi pusat industri game dan konten digital berbasis budaya yang berkelas dunia serta memberikan kontribusi terhadap ekonomi kreatif nasional dan global. (AGKDI)
Ketua Umum AGKDI Hendri Andrigo Sutanto menempatkan IGEX sebagai salah satu platform untuk mempertemukan berbagai elemen tersebut.
“IGEX kami bangun bukan sekadar sebagai festival untuk bermain game. Kami ingin menciptakan ruang di mana gamer, developer, publisher, content creator, komunitas, brand teknologi, akademisi, pemerintah dan pelaku ekonomi kreatif dapat bertemu, berinteraksi dan menciptakan peluang baru.”
“Misi AGKDI adalah membangun ekosistem industri game dan konten digital Indonesia yang sehat, profesional, berkelanjutan dan memiliki identitas budaya. Karena itu, IGEX kami dorong menjadi ruang untuk mempertemukan teknologi, kreativitas, budaya dan komunitas dalam satu pengalaman yang nyata.”
Pernyataan tersebut sejalan dengan posisi AGKDI yang menempatkan pengembangan talenta, kolaborasi industri, peningkatan daya saing produk lokal dan promosi internasional sebagai bagian dari misi organisasi. (AGKDI)
Hendri juga melihat keberhasilan Surabaya sebagai sinyal positif bahwa kota-kota besar di Indonesia memiliki potensi komunitas digital yang sangat besar.
“Surabaya dan Jawa Timur memiliki komunitas gamer, kreator, developer dan anak muda yang sangat aktif. Kesuksesan IGEX di Surabaya menunjukkan bahwa ketika industri memberikan ruang yang tepat, mereka datang, berpartisipasi dan menciptakan energi yang luar biasa.”
2.500 Gamer Adu Skill di 7 Game Esports
Salah satu magnet terbesar IGEX 2026 Surabaya adalah kompetisi esports.
Sekitar 2.500 gamer dari Surabaya dan berbagai kota di sekitarnya mengikuti kompetisi yang mempertandingkan sejumlah judul game populer, yaitu:
🎮 AyoDance PC
🎮 AyoDance Mobile
🎮 Point Blank
🎮 Valorant
🎮 Mobile Legends
🎮 Free Fire








Rangkaian pertandingan berlangsung dengan atmosfer kompetitif yang tinggi hingga mencapai babak final pada hari terakhir.
Bagi komunitas, esports bukan hanya mengenai siapa yang menang. Turnamen menjadi ruang bertemu, membangun networking, menunjukkan kemampuan, membuat konten dan memperkuat komunitas lokal.
Bahkan salah satu turnamen AyoDance IGEX Surabaya secara resmi mencatat penyelenggaraan pada 27 September 2026, sementara turnamen Free Fire berlangsung pada 26–27 September dengan pendaftaran gratis. (Portal Web Audition AyoDance)
TechSummit: Gaming Bertemu AI dan Teknologi Masa Depan

IGEX 2026 Surabaya juga memperluas cakupan ke dunia teknologi melalui APTIKNAS TECHSUMMIT 2026 – 11th Edition.
Mengangkat tema:
“AI-Native Indonesia 2026: From Agentic AI to Physical AI: Building the Next Intelligent Economy”
TechSummit berlangsung di V-Junction Hall dan membahas berbagai isu teknologi masa depan, mulai dari Agentic AI & Enterprise Automation, AI Infrastructure & Data Center, Cybersecurity, Smart City & Digital Government, Robotics & Physical AI, Edge Computing & AIoT, Future Workforce & Digital Talent hingga Green AI & Sustainable Technology. (Biskom)

Kegiatan ini diikuti sekitar 150 praktisi dan peminat teknologi informasi, memperlihatkan bahwa IGEX juga memiliki ruang bagi kalangan profesional dan industri.
Bagi pelaku industri, kombinasi antara gaming + technology + business networking ini menjadi salah satu nilai tambah IGEX dibandingkan festival gaming konvensional.
Cosplay, Wannabe Star hingga Pop Culture
Di sisi entertainment, suasana IGEX semakin hidup melalui berbagai program komunitas.
Sekitar 100 cosplayer ikut ambil bagian dalam rangkaian Cosplay Party, Coswalk dan Cosplay Parade.


Selain itu, program Wannabe Star menghadirkan berbagai performer yang mengisi panggung IGEX sepanjang Jumat hingga Minggu.
Antusiasme juga datang dari komunitas K-Pop dan J-Pop, yang ikut meramaikan berbagai aktivitas panggung, performance dan komunitas.
Puncaknya berlangsung pada hari terakhir melalui Noraebang Party, cosplay, performance komunitas dan berbagai aktivitas entertainment lainnya.




Semua aktivitas utama IGEX 2026 Surabaya tersebut dapat diikuti masyarakat tanpa biaya masuk, sehingga barrier untuk datang dan berpartisipasi menjadi sangat rendah.
90.000 Pengunjung: Pelajaran Penting untuk Brand dan Event Marketing
Salah satu data paling menarik dari IGEX 2026 Surabaya adalah 90.000 kunjungan selama empat hari, berdasarkan catatan pengunjung mall yang menjadi basis data trafik event.
| Hari | Estimasi Pengunjung |
| Kamis, 24 September | 15.000 |
| Jumat, 25 September | 15.000 |
| Sabtu, 26 September | 30.000 |
| Minggu, 27 September | 30.000 |
| TOTAL | 90.000 |

Data tersebut memberikan insight penting bagi brand dan event organizer.
Weekend menjadi momentum terbesar, dengan sekitar 60.000 kunjungan dalam dua hari.
Sementara itu, penempatan venue di area mall yang dekat dengan food & beverage, lifestyle dan high-traffic zone memberikan keuntungan tambahan: event dapat menjangkau bukan hanya target audience yang sudah ditentukan, tetapi juga walk-in audience.
Bagi brand, ini berarti kesempatan untuk menciptakan real-world touchpoint dengan konsumen.
Bagi komunitas, ini berarti semakin besar peluang mendapatkan anggota baru.
Bagi developer dan kreator, ini berarti semakin besar exposure.
Dan bagi Gen Z, ini berarti satu hal:
Datang ke mall bukan cuma buat makan atau nongkrong—bisa sekalian masuk ke dunia gaming, teknologi, cosplay, esports dan pop culture.
Kenapa IGEX Relevan untuk Gen Z?
Generasi muda tidak lagi mencari event yang hanya menawarkan satu aktivitas.
Mereka mencari experience.
Mereka ingin bermain.
Mereka ingin membuat konten.
Mereka ingin bertemu komunitas.
Mereka ingin melihat teknologi terbaru.
Mereka ingin cosplay.
Mereka ingin berkompetisi.
Mereka ingin mendapatkan pengalaman yang bisa dibagikan ke media sosial.
Inilah yang menjadi kekuatan konsep Indonesia Game Experience.
IGEX tidak memosisikan gamer hanya sebagai penonton, tetapi sebagai participant.
Datang ke event bukan hanya untuk melihat booth, tetapi untuk mencoba produk, bermain, bertanding, berfoto, tampil di panggung, bertemu komunitas dan menciptakan konten.





Surabaya Menjadi Bukti Besarnya Ekosistem Digital Jawa Timur
Bagi AGKDI, keberhasilan IGEX 2026 Surabaya juga memiliki makna yang lebih strategis.
Sebelumnya, IGEX Surabaya 2025 telah menjadi salah satu momentum untuk mempertemukan gamer, developer, pemerintah, komunitas dan UMKM dalam ekosistem digital. (AGKDI)
Dalam artikel Biskom sebelum pelaksanaan IGEX 2026 Surabaya, penyelenggara juga menegaskan bahwa Surabaya menjadi momentum untuk mengembangkan talenta lokal Jawa Timur, memperluas akses pasar serta menghubungkan pelaku industri daerah dengan jaringan nasional dan internasional. (Biskom)
Keberhasilan 2026 memperkuat tesis tersebut. Surabaya bukan hanya pasar. Surabaya adalah bagian penting dari ekosistem industri game, teknologi dan ekonomi kreatif Indonesia.
IGEX Berikutnya: Jangan Hanya Jadi Penonton
Kesuksesan IGEX 2026 Surabaya memberikan pelajaran penting bahwa event gaming masa kini harus bergerak dari konsep “come and watch” menjadi “come and experience.”
Brand tidak cukup hanya memasang booth.
Komunitas tidak cukup hanya membuat gathering.
Developer tidak cukup hanya memamerkan game.
Event harus memberikan alasan bagi audience untuk datang, mencoba, berinteraksi, membuat konten dan kembali lagi.
Dengan 90.000 kunjungan selama empat hari, 2.500 gamer yang berkompetisi, 150 peserta TechSummit, sekitar 100 cosplayer serta ribuan penggemar K-Pop dan J-Pop, IGEX 2026 Surabaya menunjukkan bahwa ekosistem ini memiliki audience yang besar dan aktif.
Seperti visi AGKDI, game dan konten digital dapat menjadi bagian dari budaya, inovasi dan ekonomi kreatif—bukan sekadar hiburan. (AGKDI)
Dan bagi Hendri Andrigo Sutanto, perjalanan ini masih panjang.
“Keberhasilan Surabaya bukanlah garis akhir. Ini justru menjadi energi untuk membawa IGEX ke level berikutnya. Kami ingin semakin banyak developer, creator, komunitas, brand, sekolah, kampus dan pelaku industri terlibat. Karena ekosistem hanya bisa tumbuh kalau kita membangunnya bersama.”
IGEX 2026 Surabaya mungkin sudah selesai. Tetapi experience-nya baru saja dimulai.
Game. Technology. Community. Culture. Creativity.
Indonesia Game Experience — It’s The Next Level.