Lifestyle

Corsair Gaming Arena Hadirkan Pertarungan Seru Gamer DOTA 2 Profesional

Turnamen DOTA 2 bergengsi Corsair Gaming Arena telah usai digelar.  Turnamen ini menjadi saksi sengitnya persaingan tim DOTA 2 profesional tanah air. Tidak kurang 50 tim bertarung ketat untuk mengejar ambisi meraih trofi kehormatan dan hadiah total 30 juta rupiah. Turnamen yang digelar pada 23-24 Mei 2015, bertempat di Digigames Bandung ini seakan menjadi magnet bagi tim-tim DOTA 2 profesional terbukti tidak saja dihadiri oleh tim lokal Bandung tapi  juga dari Jakarta, Surabaya dan Malang.

Usai melalui berbagai tahapan pertarungan yang cukup menguras tenaga dan emosi,  tim The Prime akhirnya menjadi juara setelah di final menaklukan DAPA. Sementara Kanaya e-sports harus puas menempati posisi ketiga. Sementara untuk turnamen by 1 (satu lawan satu), Azam sukses mengakhiri perlawanan Adul.  Selamat kepada para pemenang  !

Turnamen ini juga menjadi momen diresmikannya Corsair Xperience Zone di Digigames, dimana telah tersedia sebuah ruangan khusus untuk Gaming PC dengan komponen dan gaming gears Corsair. Pengunjung akan dapat merasakan pengalaman bermain game menggunakan gaming keyboard dan mouse Corsair yang dirancang untuk gamer profesional.

 

Corsair Gaming Arena  akan menjadi agenda Corsair ke depan, selain tentu untuk lebih memperkenalkan produk-produk Corsair Gaming, juga untuk memberikan dukungan nyata kepada dunia e-sports tanah air. Tunggu kehadiran Corsair Gaming Arena di kota-kota besar lainnya !

 

Gaming and Computer Show 2015 Digelar di Kota Bandung oleh Digitalife

Gaming and Computer Show di tahun 2015 menghadirkan berbagai kompetisi game PC, kali ini menyambangi kota Bandung yang membuat acara ini sayang untuk dilewatkan.

Gaming and Computer Show (GCS) 2015, diselenggarakan oleh Digitalife Nusantara pada tanggal 22 – 26 Mei 2015 di AREA EXHIBITION HALL ISTANA BANDUNG ELECTRONIC CENTER yaitu pusat perbelanjaan barang komputer dan gadget terbesar di kota Bandung , diharapkan menjadi acara pameran game terbesar di kota yang berjuluk paris van java.

Gaming and Computer Show 2015, adalah merupakan pameran game terintegrasi pertama di kota Bandung yang akan menyajikan industri perangkat keras, penerbit game, sistem pembayaran online dan Indihome dari Telkom  di Indonesia yang akan berlangsung selama 5 hari. Tujuan diselenggarakannya Gaming and Computer Show 2015 untuk memperkenalkan dan meningkatkan industri game saat ini di Indonesia khususnya dikota Bandung, memperkenalkan industri teknologi yang mendukung industri game di Indonesia khususnya dikota Bandung. selain itu GCS 2014 dijadikan wadah untuk mempersatukan komunitas dan pecinta e-sport diKota Bandung dan sekitarnya.

Hendri Andrigo, selaku Chief Oprational PT. Digitalife Nusantara mengatakan,

“semoga dengan event GCS 2015 yang kali ini dikota Bandung, bisa menjadi jembatan penting antara gamer Bandung dengan dunia olah raga elektronik dan membuat para pencari bakat melirik mereka untuk bisa memajukan di industry games dan olahraga elektronik di Indonesia yaitu mereka mendapatkan dukungan pelatihan dan keuangan untuk fokus didunia eSport. Selain itu kami berharap Game bukan hanya alat untuk hiburan semata, industry gaming di sebuah Negara biasa menjadi sebuah kekuatan penting yang mendukung kemajuan ekonomis sebuah negara”.

Gaming and Computer 2015 menghadirkan kompetisi game seperti DOTA 2, CSO, LOL, Ayodance dan WIA khusus di kota Bandung akan bertambah 2 game lagi Final Bullet dan Touch yaitu dengan total hadiah puluhan juta rupiah, kompetisi game ini dilaksanakan oleh local publisher di Indonesia seperti Garena, Qeon, Prodigy dan  Megaxus serta didukung publisher negri jiran eClub. Selama 5 hari berturut-turut gelaran event games yang bertempat di  Hall Exhibition Istana Bandung Electronic Center, Bandung, tentunya akan menjadi pusat berkumpulnya seluruh gamers di Bandung.

Event Gaming and Computer Show terlaksana berkat dukungan para vendor yaitu ARMAGGEDDON, INDIHOME FIBER, LG LEDIPS, AMD, ASUS, SEAGATE, VISIPRO, AXIO dan GUDANG VOUCHER Juga didukung oleh para media partner yaitu METROTVNEWS.COM, CHIP.CO.ID, GAMEQQ, VGI, BISKOM, GUDANGGAMING, INDOGAMER, INIGAME dan KOTAKGAME.

Gaming and Computer Show [GCS 2015] Sukses di Gelar di Jogja

Seperti yang sudah kita ketahui, 2-6 Mei 2015 merupakan penyelengaraan satu event game terbesar di Jogjakarta dan Jawa Tengah, Gaming and Computer Show (GCS) 2015.Diselenggarakan oleh Digitalife Nusantara berlokasi di Jogja Expo Center merupakan expo center kebanggaan masyarakat Jawa Tengah umumnya berlokasi di tengah kota Jogja dan memiliki luas 8.000 m2.

Acara ini merupakan pameran game terbesar di Jogja dan Jawa Tengah berlangsung selama 5 hari. Tujuan diselenggarakannya Gaming and Computer Show 2015 untuk memperkenalkan dan meningkatkan industri game saat ini  sampai ke daerah daerah di Indonesia tidak hanya berpusat di Jakarta, dan juga memperkenalkan industri teknologi yang mendukung industri game seperti perangkat keras, Internet Fiber dan Payment. Sebagai pameran game terbesar di Jogjakarta, GCS 2015 dijadikan wadah untuk mempersatukan komunitas dan pecinta e-sport Jawa Tengah dan Jogjakarta.

 

Selain area Bazaar dan Experince Zone dari perangkat pendukung dan kompetisi game seperti DOTA 2 dalam naungan nasional championship Indonesia Esport Super League (IESL). GCS 2015 juga menghadirkan kompetisi game yang dilaksanakan oleh local publisher di Indonesia seperti LOL – Garena dan All Game – Megaxus. GCS yang kali ini akan disponsori oleh Armaggeddon, INDIHOME Fiber, AMD, ASUS, VISIPRO, AXIOO, LG LED IPS , Gudang Voucher dan memperebutkan hadiah total jutaan rupiah.

 

The Champion!

 

See You at Final !

Gaming and Computer Show (GCS) 2015 Play festival dari PT Digitalife Nusantara di Jogja

Jakarta 27/04/2015, PT.  Digitalife Nusantara meluncurkan event yang bertajuk Gaming and Computer Show (GCS) 2015 dan akan kick off di kota Jogja, event akan berlangsung di Jogja Expo Center diwaktu yang sama dengan ICOM expo, 2-6 Mei 2015. Jika dalam mempersiapkan satu kegiatan turnament biasanya kalian para gamers membutuhkan budget yang cukup banyak untuk ikut serta kali ini semua pendaftaran dari semua game turnamen digratiskan oleh pihak Digitalife sebagai bentuk konstribusi aktif membangun olahraga elektronik (eSport) di Indonesia, sedangkan hadianya sangat mengiurkan yaitu puluhan juta rupiah.Gaming and Computer Show (GCS) 2015 juga merupakan ajang unjuk gigi para gamers di daerah  yang ingin ikut bertanding dikancah nasional karena beberapa game yang dilaksanakan kompetisinya saat GCS 2015 ini merupakan babak kualifikasi nasional.

Biaya pendaftaran mahal,sudah pasti bukan masalah utama para gamers untuk mengikuti event ini. Melainkan kesiapan mental kalian untuk ikut dalam ajang yang seru ini adalah yang paling penting. ada tujuh game populer yang akan dipertandingkan, DotA 2, Counter Strike Online, World in Ayodance,Audition Ayodance, Royal Master, Hero of Atarsia dan League of Legends. Selain juga ada Mobile Game Competition dan Seminar Game and Computer Industry .

Berikut ini adalah tata cara untuk ikut dalam kompetisi ketujuh  game yang akan dipertandingkan tersebut.

Pertama adalah Indonesia Esport Super League – DotA2 , dengan biaya registrasi gratis untuk setiap tim yang terdiri dari lima orang, kalian bisa mendaftar lewat link registrasi yang sudah tersedia dan akan berkesempatan memenangkan total hadiah Rp 12.500.000 khusus dikota Jogja dan grand total 70.000.000 disemua kota dan final. Tata cara pertandingan bisa dilihat di sini : http://forum.digitalife.co.id/Forum-IESL

Selanjutnya adalah game besutan PT Garena Indonesia yaitu League Of Legends juga tidak dikenakan biaya apapun dalam ikut serta kompetisinya, dengan total hadiah Rp. 1.200.000 terbatas untuk 32 tim pertama. Tata cara pertandingan bisa dilihat di sini http://forum.lol.garena.co.id/showthread.php?42170-League-of-Legends-Tournament-at-JEC .

Untuk menambah keseruan event ini  seluruh game Pra-Olimpiade digelar dievent GCS 2015 yaitu Counter Strike Online,World in Ayodance, Audition Ayodance, Heros of Atarsia dan Royal Master, biaya pendaftaraannya juga gratis. Bagi yang ingin ikut game dari Megaxus Infotech ini  bisa mendaftar on the spot dan menangkan total hadiah uang cash dan Micash, yang pastinya mendaptkan tiket untuk melaju mewakili daerah Jogja dan sekitarnya di acara Olimpiade Megaxus 2015 yang akan digelar di Jakarta. Tata cara pertandingan bisa dilihat di sini.

Semua pertandingan di GCS 2015 akan berlangsung dari 2-6 Mei 2014 dan bertempat di Hall JEC Jogja didalam pameran ICOM. Area ini juga menyediakan experiance zone untuk high tech technology dari para vendor pendukung serta menyiapkan acara yang bersifat edukasi tentang teknologi informasi masa sekarang. Tentunya juga menyediakan promo khusus bagi para penggila game dan teknologi untuk memborong peralatan cangih dengan harga promosi selama event berlangsung. GCS 2015 akan dilaksanakan di 6 kota yaitu Jogja, Surabaya, Bandung, Bekasi, Tanggerang dan Jakarta. Kegiatan GCS 2015 didukung oleh para Vendor yaitu PT Telkom Indonesia – Indihome Fiber, Armaggeddon, AMD, ASUS, LG LEDips, Visipro, Axioo, Seagate, Gudang Voucher  dan para official media partner MetroTVNews.com, Majalah Biskom, Media Online : Game QQ, VGI, INIGame,Indogamers, GudangGaming dan CHIP.co.id.

 

 

Indonesia Esport Super League–DotA2 Pro Circuit 2015

Jakarta 22-04-2015, Indonesia Esport Super League (IESL) adalah kompetisi nasional berjenis LAN party eSports yaitu event kompetisi yang seluruh pesertanya bertemu dan bertanding disatu tempat dan event ini diselengarakan oleh PT Digitalife Nusantara, event IESL selalu berlokasi di pusat pusat keramaian di kota besar seperti pusat perbelanjaan atau diajang pameran, dan kompetisi ini dimiliki dan dikelolah  oleh Indonesia dan telah berjalan 3 tahun sejak 2013 berkat dukungan semua komunitas gamer dan para penyandang dana. Digitalife saat ini sangat fokus dalam mengembangkan jaringan dan infrastruktur untuk meningkatkan professional dari competitive gaming di Indonesia disemua lini judul game. IESL –DotA2 Pro Circuit 2015, adalah musim kompetisi terpanjang dalam sejarah dari eSport event yang dilakukan perusahan event organizer gaming ini di Indonesia dan merupakan platform kompetisi terintegrasi dan ditargetkan di ikuti ribuan gamer diseluruh Indonesia khusunya di pulau Jawa.

IESL-DotA2 tidak berdiri sendiri sejak awal berdirinya, kompetisi ini selalu berafilisasi dengan kompetisi yang bersifat internasional, diawal lahirnya saja pada tahun 2013 event ini langsung berafiliasi dengan Armaggeddon DOTA 2 Grand Slam Asia[ADGSA] – Singapura kompetisi  diikuti 7 negara,

kemudian dilanjutkan pada musim ke 2 berafiliasi kembali dengan Asian Cyber Game [ACG] DotA2 – Singapura, kedua kompetisi internasional tersebut yang merupakan prestasi pencapaian bagi para tim Indonesia keajang internasional, yang mana pada saat itu musim pertama menghasilkan tim Tler Reborn diajang ADGSA selanjutnya pada musim ke 2 tim Rex Requem Qeon menjadi wakil Indonesia diajang final ACG dan kualifikasi SEA – The International 2014.

Tahun 2014 IESL dijalankan dalam dua musim kompetisi, event ini dilakukan selama total 120 hari untuk merampungkan babak kualifikasi dan final musim dan melahirkan 2 tim juara yaitu tim Zero Latitude dimusim pertama yang penyelengaraan final nasional berlangsung di  Surabaya Game Show-HI TECH Mall  dikota Surabaya  dan The Prime Siapa? dimusim kedua dimana final nasional digelar di event INDOCOMTECH JCC Senayan Jakarta. Dan penyelengaraan IESL DotA2 Pro Circuit 2014  merupakan event LAN party Indonesia dan diikuti oleh lebih dari 1200 gamer yang hadir tersebar dimasing masing arena pertandingan yang diselengarakan di 4 kota besar Jakarta,Bandung,Surabaya dan Jogjakarta.

 

Kembali pada tahun 2015 ini PT Digitalife akan Kick Off kompetisi IESL-DotA2 pada 2 Mei 2015 berlokasi di Kota Jogjakarta tepatnya di JOGJA EXPO CENTER  pada pameran iCOM dan diteruskan disetiap kota besar dan event ini akan digabung dengan event Gaming and Gadget Show 2015 di sisa 5 kota besar lainya yaitu Surabaya dan kemudian diteruskan ke Tanggerang selanjutnya ke Bekasi, kompetisi berlanjut menyambangi kota kembang Bandung berakhir di ibu kota Jakarta. National Final akan digelar di Jakarta pada bulan agustus 2015 semua peserta dari setiap kota akan diterbangkan oleh Digitalife ke Jakarta mewakili daerah masing masing untuk membuktikan sebagai Jawara Nasional dan IESL DotA2 2015 ini memperebutkan total hadiah sebesar Rp. 70.000.000,- berupa cash prize dan akomodasi.

Gebrakan Digitalife tidak berhenti sampai disini IESL-DotA2 akan dilanjutkan ke jenjang lebih tinggi yaitu Digitalife akan meluncurkanya kompetisi internasional pertama kalinya pada bulan Agustus 2015 dengan melibatkan partisipan dari 5 Negara, kompetisi ini bernama South East Asia Championship  [SEAC] – DotA2 dan diselengarakan di Jakarta-Indonesia. Kompetisi ini mendapat dukungan sistem dan integrasinya dari eClub Malaysia sebagai perwakilan VALVE di asia tenggara, Negara yang terlibat adalah Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina dan Indonesia, setiap negara diwakili oleh satu tim yang akan diterbangkan ke Jakarta dan khusus Indonesia akan diwakilin 4 besar dari IESL-DotA2 2015 dan SEAC DotA2 2015 ini memperebutkan total hadiah sebesar Rp. 235.000.000,- berupa cash prize dan akomodasi.

Baik acara IESL-DotA2 dan SEAC-DotA2 dapat terselengara dikarenakan dukungan luar biasa dari partner para vendor yang tergabung didalam GAMER VILLAGE eSport Arena yaitu Armaggeddon, LG LEDips, INDIHOME Telkom, AMD, ASUS, SEAGATE, AXIOO,VISIPRO dan GUDANG VOUCHER dan dukungan media partner dari BISKOM, VGI, GameQQ, INIGame, Indogamers, CHIP,Gudang Gaming,  Metrotv News & Koran Sindo Tanpa dukungan semua pihak pelaksananan event yang memakan biaya besar ini tidak akan pernah terlaksana dan juga diharapkan semua kegiatan ini menjadi salah satu pemicu semangat eSport di Indonesia dalam menghadapi kancah internasional dan dapat berbicara lantang didalam prestasinya.

Optimalkan AMD APU Anda!

Tips kali ini tidak memerlukan biaya apapun untuk melakukan optimalisasi hardware berbasis APU pada PC dan Notebook Anda, karena memang tidak diperlukan penggantian ataupun penambahan hardware apapun. Tahukah Anda, dengan menggunakan driver yang tepat, hardware berbasis APUAMD dapat meningkat performanya hingga 30% (tergantung konfigurasi hardware).

Menginginkan peningkatan performa gratis? Segera update driver Catalyst Anda.



Terdapat dua cara untuk melakukan update driver Catalyst, yaitu dengan software updater yang dapat mendeteksi jenis driver paling cocok untuk hardware Anda secara otomatis, atau dengan melakukan pemilihan driver spesifik secara manual sesuai dengan tipe hardware dan OS yang digunakan. Kedua cara ini dapat dilakukan dengan mengakses tautan berikut:http://support.amd.com/en-us/download

Jenis driver terbagi menjadi dua, yaitu final (WHQL) dan Beta. Driver final sudah diujikan untuk bisa berjalan dengan lancar dan jumlah bug yang minimal. Sedangkan driver Beta merupakan driver yang belum diuji secara penuh, sehingga kemungkinan masih cukup banyak bug dan masalah yang mungkin terjadi, namun biasanya driver Beta ini membawa update lebih cepat dibandingkan driver final yang harus melewati tahap pengujian terlebih dahulu. Driver final lebih disarankan bagi pengguna yang menginginkan kestabilan terbaik bagi sistem-nya, sedangkan driver Beta dapat dicoba bagi pengguna yang sudah tidak sabar ingin mencoba driver terbaru.

Setelah Anda mengunduh driver Catalyst terbaru, lakukan instalasi, ikuti petunjuknya (express/custom) dan lakukan restart ulang PC atau notebook. Proses uninstall driver lama tidak wajib dilakukan, karena driver terbaru saat ini dapat mendeteksi dan menimpa (replace) driver lama yang sudah tidak digunakan secara otomatis. Untuk melihat apakah driver sudah terinstall dengan benar, Anda dapat melihatnya melalui menu pada Catalyst, atau dengan software 3rd partyseperti GPU-Z yang akan menampilkan informasi hardware dan driver yang Anda gunakan. Jika nama driver yang tertera sudah sesuai dengan driver yang Anda unduh sebelumnya, berarti Anda sudah berhasil melakukan update driver Catalyst, dan peningkatan performa sudah bisa dinikmati untuk berbagai aplikasi dan game yang Anda mainkan. Selamat mencoba!

Nantikan tips mengoptimalkan APU AMD selanjutnya!

ASUS Memperkenalkan Graphic Card Limited 20th Anniversary Gold Edition GTX 980

Taipei, Taiwan, 1 April 2015 — Dalam rangka memperingati 20 tahun graphic card ASUS yang inovatif dan telah meraih penghargaan terbanyak di dunia, ASUS memperkenalkan graphic card edisi khusus 20th Anniversary Gold Edition GTX 980.  Dengan graphic processing unit (GPU) NVIDIA® GeForce® GTX 980 clock speed 1431 MHz dan serangkaian teknologi eksklusif dari ASUS. Graphic card yang telah dirancang khusus dan dalam jumlah yang terbatas ini kembali menunjukan semangat ASUS menjadi pelopor dan terus mengembangkan graphic cardtercepat dan paling inovatif di dunia. Sebagai bagian rangkaian peringatan ke-20 tahun ini, ASUS juga memperkenalkan graphic card Turbo Series spesial dengan warna putih, menggunakan desain blower yang inovatif dan modern untuk solusi pendingin sehingga sangat cocok untuk konfigurasi Scalable Link Interface (SLI).

ASUS telah mencatat demikian banyak prestasi sejarah dan menjadi pelopor inovasi, hal ini kembali diperlihatkan pada graphic card 20th Anniversary Gold Edition GTX 980, dengan inovasi seperti Memory Defroster, sistem pendingin DirectCU, teknologi 0dB fan, Digi+ voltage-regulator module (VRM) dengan komponen Super Alloy Power, dan GPU Tweak untuk fungsi system monitoring dan tuning. Inovasi seperti inilah yang telah membuat ASUS menjadi pemimpin di dunia untuk graphic card tercepat, terdingin, dan paling hening.

Sejak 1996, ASUS telah mencatat banyak prestasi dalam sejarah dengan beragam inovasi yang meningkatkan kemampuan gaming dan overclocking bagi pengguna, seperti:

  • 1998: Mengawali standar baku industri graphic card dengan penggunaan heatsink fan untuk meningkatkan kinerja pendinginan dan kestabilan yang optimal.
  • 2002: Mengawali standar baku industri graphic card dengan menghadirkan graphic card pertama menggunakan premium black PCB.
  • 2007: Memperkenalkan graphic card external pertama, XG Station, dengan tombol khusus untuk mengatur clock speed, disertai dengan layar yang menampilkan info grafis seperti temperatur GPU dan fan speed.
  • 2008: Memperkenalkan graphic card Republic of Gamers (ROG) pertama, ROG Matrix EN9600/EN9800 GT. Dirancang khusus mengutamakan kemudahan overclocking dan kecepatan yang maksimal, ROG Matrix EN9600/EN9800 GT ini menjadi awal dari graphic card ROG selanjutnya.
  • 2010: Mengawali standar baku industri graphic card dengan memperkenalkan teknologi direct-contact, desain solusi pendingin menggunakan heatpipe tembaga yang bersentuhan langsung dengan permukaan GPU.
  • 2011: Mengawali standar baku industri graphic card dengan terus mengembangkan komponen Super Alloy Power, yang memastikan kinerja dan umur pakai maksimal sekaligus meminimalkan power loss dan mengurangi panas. Komponen Super Alloy Power masih terus digunakan di graphic card ASUS hingga sekarang.
  • 2013: Mengawali standar baku industri graphic card dengan menjadi yang pertama di dunia memperkenalkan solusi pendingin hybrid air/liquid cooling pada graphic card ROG Poseidon.
  • 2014: Mengawali standar baku industri graphic card dengan memperkenalkan Strix Gaming Series, memanfaatkan keunggulan teknologi DirectCU dan menambahkan dengan teknologi inovatif 0dB-fan dari ASUS yang memungkinkan gamer dapat menikmati bermain game dengan tingkat keheningan maksimal.

 

Komitmen ASUS hadirkan inovasi, kualitas dan kinerja produk yang selama ini membuat reputasi graphic cardASUS semakin kuat di mata pengguna dan media massa.  Gamer dan power user lebih memilih graphic cardASUS karena kinerjanya yang mengesankan. ASUS adalah merek graphic card dengan penjualan terbaik dan paling banyak meraih penghargaan, juga merek graphic card yang paling banyak digunakan untuk benchmark3DMark®  oleh pengguna di website overclocking HWBot

ASUS GTX 980 Gold Edition
Graphics Engine NVIDIA® GeForce® GTX™ 980
Bus Standard PCI Express® 3.0
OpenGL OpenGL® 4.4
Video Memory 4GB GDDR5
GPU Clock 1431MHz
CUDA cores 2048
Memory Clock 7010MHz (GDDR5)
Memory Interface 256-bit
DVI Output 1 x Native Dual-link DVI-I
HDMI Output 1 x Native HDMI 2.0
HDCP compliant Yes
DisplayPort 3 x Native DisplayPort 1.2
Adapter/Cable Bundled 1x DVI to VGA Adapter
Software Bundled ASUS GPU Tweak & Driver

ASUS Turbo GTX 970
Graphics Engine NVIDIA® GeForce® GTX™ 970
Bus Standard PCI Express® 3.0
OpenGL OpenGL 4.4
Video Memory 4GB GDDR5
GPU Boost Clock 1228MHz
GPU Base Clock 1088MHz
CUDA cores 1664
Memory Clock 7010MHz
Memory Interface 256-bit
DVI Output 1 x Native Dual-link DVI-I

1 x Native Dual-link DVI-D

HDMI Output 1 x Native HDMI 2.0
HDCP compliant Yes
DisplayPort 1 x Native DisplayPort 1.2
Software Bundled ASUS GPU Tweak & Driver

GO PRO ACADEMY: TAKE YOUR COMPETITIVE PLAY TO THE NEXT LEVEL

Go Pro Academy yang digagas oleh Digitalife telah sukses mendapatkan tim elit dunia gamer nasional yang bersaing secara professional di judul game DotA2 pada saat audisi periode 16 Maret – 5 April 2015 yang selanjutnya para tim elite disebut sebagai academia di GO PRO ACADEMY, saat ini kedepanya Digitalife fokus dalam investasi waktu, tenaga, dan mengasah keterampilan para academia untuk menjadi  pemain yang paling mengesankan didunia olahraga elektronik (eSport).

Make a difference today!, ini yang disampaikan oleh Chief Digitalife Bapak Hendri Andrigo pada saat final brief kepada para kontestan yang lolos ke tahap audisi pertama pada tanggal 1 April 2015 di Gamer Village, dimana disaat tersebut disampaikan 3 hal pokok yaitu yang pertama adalah hak dan kewajiban masing masing pihak, yang kedua adalah arah materi pendidikan dan yang terakhir adalah penghargaan keberhasilan pada setiap academia yang lulus pendidikan.

Mengenai hak dan kewajiban disampaikan bahwa pihak Digitalife akan memberikan uang saku kepada setiap academia sebesar IDR 2.400.000,- nett ditambah makan setiap hari dan jaminan kesehatan perbulanannya. Untuk para academia berkewajiban untuk berlatih dan mengahadapi ujian secara disiplin dan sungguh-sungguh. Kemudian penentuan arah materi pendidikan adalah judul game League of Legends dimana akan dilakukan pelatihan oleh para senior gamer dijudul ini yang disediakan oleh pihak academy untuk tahap awal dan akan dilakukan ujian bertahap setiap 2 minggunya untuk rekomendasi kenaikan tingkat dari para academia, dan bila peserta lulus dalam semua kurikulum pendidikan serta semua ujian ini selama masa pendidikan 5 bulan dan masuk ke turnamen nasional League of Legends maka akan diberikan bonus uang dan peralatan hardware, hal ini detail disampaikan oleh bapak Hendri Andrigo pada saat final brief. Pada kesempatan ini hal terpenting juga disampaikan ke 80 orang gamer yang hadir dipersilahkan memutuskan sendiri perubahan pilihan dalam mengikuti program ini tanpa adanya interfensi dan pemaksaan dari pihak Go Pro Academy dan diberikan waktu 2×24 jam untuk konfirmasi ulang.

Pada hari Sabtu 4-April-2015 pihak Digitalife telah lengkap menerima konfirmasi ulang 10 tim yang akan malaju ke tahap audisi ke dua dan dihari yang sama dilakukan pembagian group yaitu group A dan group B yang mana sistem ini dipakai untuk memaksimalkan hasil penyaringan sehingga yang terbaik lolos pada audisi terakhir.

 

Minggu pagi hari 5-April-2015 Gamer Village sudah terasa suasana mencekam dan aura persaingan yang berat dimana sesi foto tim dijadikan pembuka acara pada hari ini, 10 tim sudah siap dari hasil konfirmasi pada satu hari sebelumnya, proses daftar ulang kembali dilakukan dan sayangnya 1 tim tidak bisa maju karena kekurangan 1 anggotanya dikarenakan ada alasan keperluan keluarga yang sangat penting, sehingga merelakan audisi gagal pada hari ini. Setelah rampung proses administrasi dan daftar ulang 9 tim jalankan kompetisi dengan sistem pembagian dua group dan akan dicari juara dan runner up masing masing group sebagai jawara yang akan mendapatkan platinum tiket dimana mereka berhak menjadi academia di GO PRO ACADEMY DIGITALIFE.

Pertandingan berlangsung pada pukul 11:30 siang dan sangat kompetitif memakan waktu 11 jam untuk menyelesaikan semua pertandingan dan akhirnya menghasilkan tim yang berhak untuk melaju terus di program academy ini.

Program Go Pro Academy akan dipusatkan di Gamer Village eSport Arena Mangga Dua Square Jakarta, berlangsung mulai dipertengahan bulan April dan berakhir di September 2015. Go Pro Academy adalah pendidikan gamer professional di Indonesia diselengarakan oleh Digitalife Nusantara bekerjasama dengan Asus Indonesia serta difasilitasi oleh Gamer Village, dan besar harapan kami sebagai penyelengara  bahwa para perusahan publisher game khususnya yang memiliki game berjenis eSport juga turut serta aktif dalam pengembangan Atlit eSport di Indonesia.

Corsair dan The Prime Satukan Kekuatan Hadapi Turnamen DOTA 2 Tahun Ini

Corsair diwakili authorized distributor untuk Indonesia, Dimensi Tiga Computer (DTG), menandatangani kerjasama sponsorship dengan salah satu tim gaming DOTA 2 terbaik tanah air saat ini : The Prime. Dengan kesepakatan ini,  The Prime akan “mempersenjatai” diri dengan gaming gear dari Corsair Gaming seperti K70 dan K65 RGB mechanical keyboard, Sabre RGB laser gaming mouse, H1500 gaming headsets dan MM200XL mouse matt dalam menghadapi ketatnya persaingan turnamen DOTA 2 baik di tingkat nasional maupun internasional.

The Prime adalah sebuah komunitas e-sports yang telah setahun berdiri di Indonesia dan menspesialisasikan diri pada game DOTA 2. The Prime memiliki tiga tim dengan pemain-pemain yang telah sangat dikenal di kancah turnamen DOTA 2 nasional maupun internasional. The Prime, The Prime Arvore (TP.Arv), dan The Prime Keluarga Cemara (TP.KeCe) adalah 3 tim yang berada di bawah naungan The Prime dan aktif dalam berbagai turnamen online maupun offline. The Prime telah menorehkan beberapa prestasi baik tingkat nasional maupun internasional diantaranya :

– 1st Place GMPGL Indonesia Qualified (May)
– 2nd Place GMPGL Indonesia Qualified (July)
– 1st Place GMPGL Indonesia Qualified (Sep)
– 1st Place GMPGL Indonesia Qualified (August)
– 1st Place WePlay League Season 3 Qualifiers SEA
– 1st Place Weplay League Season 3 Step 1
– Perwakilan indonesia di event IeSF Cebu Filipina (4rd place)

– 1st Place Prime Dx Dota 2 Online Tournament
– 1st Place IGS Dota 2 Tournament
– 1st Place Gest Jakarta 2014

Corsair yang dikenal sebagai penyedia komponen PC berkualitas dan berkinerja tinggi beberapa waktu terakhir menunjukkan keseriusannya di pasar gaming gears.  Salah satu buktinya adalah Corsair menjalin kontrak ekslusif sebagai satu-satunya penyedia mechanical keyboard yang menggunakan switch Cherry MX RGB pada satu tahun pertama peluncurannya. Corsair juga meluncurkan divisi baru Corsair Gaming sebagai bagian penting dari rencana Corsair guna terus mencapai inovasi terbaik untuk produk-produk gaming gear Corsair di masa depan.

Kerjasama Corsair dan The Prime ini diharapkan akan memberikan kontribusi positif bagi kemajuan dunia e-sport Indonesia, melahirkan atlet e-sport profesional yang mampu berbicara di tingkat nasional bahkan mengharumkan nama bangsa di tingkat internasional.

GO PRO ACADEMY RESMI DILAKSANAKAN OLEH DIGITALIFE BEKERJASAMA DENGAN ASUS INDONESIA

Pada hari sabtu 28 Maret 2015 sebanyak 300 gamers MOBA yang telah mendaftarkan diri mereka untuk masuk kedalam program akademi digitalife secara online di website Digitalife, datang untuk mendaftarkan ulang dengan mengisi form kelengkapan data pribadi untuk acara yang bertajuk “GO PRO ACADEMY” .

Dalam pelaksanaan technical meeting sekaligus gaming seminar dari ASUS Indonesia sebagai partner pelaksanaan program GO PRO ACADEMY juga akan resmi meluncurkan program kerja ini, pada kesempatan acara gaming seminar bapak Hendy Suryadi selaku Product Manager dari Asus Component  Indonesia mengatakan Republic of Gamers adalah seri pertama kali didunia yang dikeluarkan pabrikan mainboard dan kartu grafis untuk fokus di gaming, oleh sebab itu tidak diragukan lagi berapa besar konsentrasi ASUS didunia gaming.

 

 

Untuk saat ini rangkaian Republic of Gaming dari Asus sudah sangat lengkap dan komplit yaitu dari System PC dan Notebook, Component sparepart PC sampai dengan Gaming Gear. Konsentrasi Asus sudah sangat tinggi dalam dunia gaming dengan buktinya adalah ikut serta mendukung kegiatan GO PRO ACADEMY DIGITALIFE ini. Acara GO PRO Academy sendiri digagas Digitalife karena keprihatinan miskinnya prestasi atlit olahraga elektronik Indonesia di dunia internasional sampai saat ini, besar harapanya dengan program ini akan ditemukan bibit bibit unggul yang mampu mencatak prestasi di kancah dunia gaming utamanya di game berjenis MOBA.

 

 

Bagi partisipan yang lolos akan masuk ke pusat latihan selama 5 bulan mereka akan berlatih 7 jam sehari dalam 24 hari selama 5 bulan dan berubah status menjadi “ACADEMIA”, dan wajib mengikuti kurikulum pendidikan dan ujian turnament yang diadakan secara regular setiap 2 minggu untuk mencapai nilai kelulusan yang telah ditentukan parameternya oleh Digitalife dan partner, semua kegiatan ini dipusatkan di GAMER VILLAGE eSport Arena Mangga Dua Square Jakarta. Tentunya banyak orang menanyakan apa benefit dari para gamers dengan menyiapkan waktu 24 Hari dalam sebulan? jawabanya adalah semua Academia ini akan mendapatkan uang saku yang besarnya sesuai upah minimum regional DKI Jakarta perbulanya, mendapatkan makan dan medical check up, dari sisi teknis mendapatkan pelatihan dari para ahlinya dan dukungan prangkat keras serta bonus sebesar Rp. 10.000.000 per tim bila lulus dalam semua ujian.

Pada acara technical meeting ini juga dilakukan kegiatan paling rumit dan penting yaitu men”jodohkan” semua gamer yang daftar personal menjadi satu tim dan yang tim tidak beranggota lengkap diisi oleh peserta yang mendaftar perseorangan dan kegiatan ini menghasilkan 55 tim solid yang akan maju kedalam Audisi GO PRO Academy.

 

Pada keseokan harinya yaitu pada tanggal 29 Maret 2015, Audisi dijalankan, sebanyak 55 Team ikut serta di mulai pukul 12:00 dan suasana kompetitif dan ketatnya seleksi melawati mekanisme pertandingan yang dibagi 2 yaitu jalur tim  dan jalur perseorangan dan khusus jalur perseorangan ada beberapa lapis kualifikasi sehingga dimaksimalkan kesempatan semua pendaftar untuk mendapatkan 16 golden tiket yang tersedia.

Acara ini rampung jam 24:00 dan mendapatkan 16 tim yang mendapatkan golden tiket terdiri dari 10 ticket dari jalur tim dan 6 tiket dari jalur perseorangan dan 10 tim yang mendapatkan silver tiket atau kesempatan kedua bila tim pemegang golden tiket tidak dapat meneruskan audisi dengan alasana apapun. 16 tim yang mendapatkan golden tiket akan diseleksi lagi untuk mendapatkan 4 tim yang mendapatkan platinum tiket dan langsung masuk GO PRO ACADEMY pada pekan ini.

 

Selamat berjuang sobat jalan masih panjang dan tetap semangat. Bravo eSport Indonesia.

ASUS Perkenalkan Motherboard TUF Sabertooth X99 di CeBIT

Taipei, Taiwan, 16 Maret 2015 — ASUS memperkenalkan TUF Sabertooth X99, motherboard PC desktop untuk konsumen pertama di dunia yang sudah mendukung semua pilihan media penyimpanan NVM Express, seperti PCI Express® (PCIe®), M.2 PCI Express®, dan solid-state drive (SSD) 2,5 inchi dengan SFF-8639 via mini SAS HD connector menggunakan Hyper Kit[1] expansion card. Dengan adanya USB 3.1 terintegrasi (built-in), TUF Sabertooth X99 memberikan pilihan yang paling lengkap dan fleksibel untuk pilihan transfer data yang tercepat.

[1] Hyper Kit adalah adapter untuk NVM Express M.2, tersedia di paket penjuaan TUF Sabertooth X99.

Motherboard TUF terbaru ini juga memperkenalkan teknologi terbaru TUF Detective dari ASUS yang dapat menampilkan system information  pada smartphone dan tablet, sehingga kendali sepenuhnya ada di ‘genggaman’ pengguna.

TUF Sabertooth X99 juga dilengkapi dengan sistem pendingin terbaik, dengan teknologi seperti TUF Thermal Armor, TUF Thermal Radar 2 dan TUF ICe. Jaminan keandalan dan ketahanan yang tak tertandingi, dengan TUF Fortifier dan TUF Components, termasuk penggunaan 10K capacitor, TUF choke dan military-gradeMOSFET.

Kecepatan, Kemudahan dan Fleksibilitas Maksimal untuk Media Penyimpanan

TUF Sabertooth X99 dengan chipset terkini Intel® X99 Express hadirkan kinerja tinggi dan kompatibilitas untuk processor LGA 2011-v3 socket Intel Core™ i7 terkini. Motherboard ini juga menjadi motherboard PC desktop pertama di dunia yang menawarkan dukungan lengkap untuk semua pilihan media penyimpanan NVM Express.

Dengan Hyper Kit expansion card, pengguna TUF Sabertooth X99 memiliki kebebasan untuk menggunakan SSD 2,5 inchi generasi terkini dengan mini SAS HD. Teknologi dari ASUS ini dapat memanfaatkan kecepatanbandwidth PCI Express 3.0 x4 sebesar 32Gbit/s untuk transfer speed SSD, yang artinya hingga 3,5X kali lebih cepat dibanding SSD biasa.

TUF Sabertooth X99 juga memiliki keunggulan konektivitas SuperSpeed+ USB 3.1. Dengan tersedianya dual port USB 3.1 Type-A, pengguna dapat menikmati data-transfer speed USB tercepat, hingga 10Gbit/s, dua kali (2X) lebih cepat dibanding USB 3.0.

All-new TUF Detective

TUF Sabertooth X99 adalah motherboard ASUS TUF pertama yang dilengkapi dengan TUF Detective, sebuah app gratis tambahan yang dapat memberikan system information secara detil di genggaman pengguna. Dengan app yang intuitif ini terinstall di smartphone atau tablet, pengguna dapat memantau beragam parameter penting, deteksi dan diagnose kesalahan, dan mengendalikan status power PC, cukup dengan sentuhan di layar gadget. Bahkan untuk dapat menikmati kegunaan app ini, PC tidak perlu dalam kondisi menyala.

TUF Detective, app untuk smartphone dan tablet, kendali di ‘genggaman’ pengguna.

 

Beragam Teknologi TUF untuk Sistem Pendingin Terbaik

TUF Sabertooth X99 dirancang untuk tetap dingin..Teknologi TUF Thermal Armor berupa cover eksklusif dariASUS dengan tambahan fan yang dapat meningkatkan aliran udara di sistem, sehingga memaksimalkan pelepasan panas. Motherboard TUF terbaru ini dilengkapi dengan software TUF Thermal Radar 2 yang sangat mudah digunakan dan memungkinkan pengguna untuk mengendalikan hingga 11 fan connector, bahkan sekaligus mengatur fan pada ASUS graphic card yang terpasang. Semua ini membuat proses tuningpendingin sistem secara keseluruhan dapat dilakukan dengan mudah dan cepat, memungkinkan pengguna dapat menikmati sistem dengan keseimbangan yang sempurna, antara tingkat keheningan, pendinginan dan kinerja optimal.

TUF Sabertooth X99 juga dilengkapi dengan microchip TUF ICe, total cooling commander yang menghadirkan fungsi temperature monitoring dan fan control dengan tingkat presisi yang tak tertandingi.

 

Tingkat Kestabilan Server-Grade, dengan Desain yang Teruji Keandalan dan Ketangguhannya

TUF Sabertooth X99 hadirkan ketangguhan terbaik, dengan tingkat kestabilan server-grade, dan desain yang telah teruji keandalan dan ketangguhannya.

TUF Sabertooth X99 dilengkapi dengan TUF ESD Guards 2, versi terbaru yang dua kali (2X) lebih kuat dibanding versi sebelumnya, untuk melindungi port dari beragam ganguan electrostatic discharge pada semuaport USB dan konektor audio. Bahkan khusus untuk  beberapa port[2]  telah dilakukan pin level testing yang 30% lebih ketat dibanding standarisasi TUF terdahulu.

2 Pada port USB, LAN, DVI, HDMI dan DisplayPort.

Teknologi TUF Fortifier eksklusif dari ASUS berupa backplate motherboard dengan thermal pad yang memperkokoh sekaligus membantu melepaskan panas dari bagian belakang 8+2-phase DIGI+ voltage-regulator module (VRM) dan komponen penting lainnya, sebuah inovasi dari ASUS yang dapat menurunkan temperatur hingga 6°C.

Penggunaan TUF Components memastikan TUF Sabertooth X99 kuat untuk digunakan dalam kondisi yang paling berat sekalipun. Japanese-made 10K black metallic capacitor sanggup beroperasi dengan batasan temperatur 20% lebih panas sehingga memiliki umur pakai hingga lima kali (5X) lebih lama. TUF choke dibuat dari high-grade anti-oxidization material untuk dapat melepas panas dengan lebih cepat dan keandalan yang tak tertandingi.

Semua motherboard TUF, termasuk TUF Sabertooth X99 ini dibuat menggunakan komponen yang telah mendapatkan sertifikasi standar militer dan telah melewati serangkaian pengujian server-level burn-in test, termasuk tes kompatibilitas selama lebih dari 7.000 jam dengan lebih dari 1.000 ragam perangkat. Dan tambahan informasi, setiap motherboard TUF bergaransi 5 tahun[3].

3 Garansi 5 tahun motherboard TUF berlaku di semua negara, kecuali Jepang dan Amerika Selatan.

Spesifikasi
TUF Sabertooth X99
Processor/CPU socket New Intel® Core i7 processors on LGA 2011-v3 socket
Chipset Intel® X99 Express
Memory 8 x DIMMs, up to a maximum of 64GB, DDR4 2400/2133 MHz

Quad-channel memory architecture

Intel® Extreme Memory Profile (XMP) supported

Expansion slots 40-lane processor:

3 x PCI Express® 3.0/2.0 x16 slots (single at x16, dual at x16/x16, triple at x16/x16/x8)

1 x PCI Express® 2.0 x4 slot (maximum x2 mode, compatible with PCIe® x1 and x2 devices)

1 x PCI Express® 2.0 x1 slot

28-lane processor:

3 x PCI Express® 3.0/2.0 x16 slots (single at x16, dual at x16/x8, triple at x16/x8/x4)

1 x PCI Express® 2.0 x4 slot (maximum x2 mode, compatible with PCIe® x1 and x2 devices)

1 x PCI Express® 2.0 x1 slot

Multi-GPU support Supports 3-way NVIDIA® SLI and AMD® CrossFireX
Storage 1 x M.2 x4 Socket 3 with M key, type 2242/2260/2280/22110 storage devices supported (PCIe SSD only)

1 x SATA Express port (compatible with 2 x SATA 6.0Gbit/s ports)

8 x SATA 6.0Gbit/s ports

Networking/LAN Intel I218-V Gigabit LAN controller

Realtek® 8111GR Gigabit LAN controller

Audio Realtek® ALC1150 8-channel high-definition audio codec
USB 2 x USB 3.1/3.0 ports (on back panel)

4 x USB 3.0/2.0 ports (on back panel)

4 x USB 3.0/2.0 ports (at mid-board)

8 x USB 2.0/1.1 ports (4 at mid-board, 4 on back panel)

 

Key features TUF-branded exclusives: Thermal Armor, Thermal Radar 2, ICe, Fortifier, Components, Detective, ESD Guards 2, Dust Defenders.
Dimensions / form factor 12-inch x 9.6-inch (30.5cm x 24.4cm), ATX

Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (Apkomindo) Lantik Pengurus DPP Masa Bhakti 2015-2018

SETELAH hasil musyawarah nasional (munas) Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (Apkomindo) 2015 di Hotel Ibis Style, Mangga Dua Jakarta, pada pertengahan Februari lalu melantik Soegiharto Santoso dan Muzakkir Abdullah sebagai pasangan Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal serta Suwato Komala sebagai Bendahara Apkomindo terpilih untuk periode 2015-2018, kini giliran pimpinan Apkomindo tersebut melantik kepengurusan Dewan Pengurus Pusat (DPP) untuk masa bhakti 2015-2018.

Berlangsung di Miramar Restoran, Jakarta, pada 25 Maret 2015, pelantikan Kepengurusan DPP Apkomindo ini dihadiri oleh para Ketua Umum dan perwakilan asosiasi serta perusahaan yang sejak lama telah menjadi mitra Apkomindo, diantaranya Federasi Teknologi Informasi Indonesia (FTII), Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), Asosiasi Open Source Indonesia (AOSI), Asosiasi Peranti Lunak Telematika Indonesia (ASPILUKI), Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI), Komisi Sales Indonesia (KOMISI), Yayasan Onno Center  International, Dyandra Promosindo dan lain sebagainya. Tidak ketinggalan, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) yang diwakili Direktorat Jenderal Aplikasi Telematika (Dirjen Aptika) Kemkominfo juga turut hadir memberi dukungaan.

Dalam sambutannya, Soegiharto Santoso yang akrab disapa Hoky ini menyampaikan bahwa dengan kepengurusan baru ini kiprah Apkomindo ke depan akan kembali diperhitungkan di dunia teknologi informasi (TI) tanah air, dan membina hubungan mitra dengan pemerintahan yang selama ini telah terjalin dengan baik dan saling menguntungkan. “Apkomindo akan kembali memegang peranan penting di dalam pemerintahan untuk merumuskan peraturan-peraturan baru di dunia TI. Kami juga akan segera melakukan aktifitas rutin Apkomindo yang selama ini kerap dilakukan,” sambut Soegiharto.

Aktivitas tersebut, paparnya, diantaranya adalah pameran komputer National IT Expo (NIX) di berbagai kota di Indonesia, One Banking, partisipasi dalam rapat-rapat dengan Kementerian Kominfo, Perdagangan, Perindustrian, dan Ristek, sosialisasi masalah hukum dan pajak, pelatihan-pelatihan TI, manajemen, keorganisasian, hardware dan software, partisipasi dalam kegiatan KADIN, sertifikasi perusahaan, kegiatan sosial kemasyarakatan, olahraga, gathering, dan lain-lain. Ia menyebutkan, Apkomindo akan terbuka untuk melakukan kerjasama dengan siapapun demi kemajuan industri TI di tanah air. “Apkomindo tidak hanya sekedar bekerjasama, tetapi juga mengajak kerja bersama-sama dan berkarya untuk bangsa,” semangatnya.

Sementara itu Sekjen Apkomindo, Muzakkir mengatakan, semakin ketatnya persaingan bisnis di bidang TI tidak serta-merta dapat diartikan sebagai peluang bisnis yang semakin mengecil. Dari sudut pandang margin, mungkin sulit untuk kembali ke jaman keemasan di waktu yang lalu, namun dari segi volume dan utilisasi, bisnis TI tetap melaju dan tetap semakin besar dari tahun ke tahun. “Kami memandang pentingnya Asosiasi sebagai wadah tunggal yang mempertemukan dan sekaligus mempersatukan para pelaku bisnis TI di Indonesia, untuk bersama-sama mengambil market share yang lebih besar, menggali inovasi-inovasi bisnis, serta mencegah dan menanggulangi kendala-kendala yang dihadapi,” kata Muzakkir.

Menyambut baik atas kepengurusan Apkomindo yang baru, Ketua Umum Federasi Teknologi Indonesia (FTII), Sylvia Sumarlin menyebutkan, Apkomindo merupakan anggota dari FTII yang selama ini aktif mendukung program-program dari FTII, baik itu program sosialisasi maupun kerjasama dengan asosiasi-asosiasi yang lainnya. Sylvia pun sangat mendukung program Soegiharto yang menyuarakan ‘Kerja, Kerja dan Kerja’ seperti yang digaungan Presiden Joko Widodo. Namun demikian, kerja ini bukan hanya untuk diri sendiri tetapi bisa membuka peluang untuk berkomunikasi dalam hal turut serta menentukan Undang-undang.Untuk itu Apkomindo diharapkannya mulai ikut berpolitik.

“Berpolitik disini bukan berarti Apkomindo masuk ke partai, tetapi mulai ikut bergerak dan terlibat dalam masalah regulasi dan mendukung program-program pemerintah. Jangan sampai di era keterbukaan perdagangan ini industri lokal semakin terpojokkan dan menikmati pertumbuhan perekonomian yang setiap tahunnya mencapai 5,8% ini hanya sebagai penonton. Tetapi nantinya harus merasakaan bawa 5,8% itu berdasarkan made in industri bangsa sendiri,” papar Sylvia.

Hal senada juga disampaikan Dirjen Aptika Kemkominfo, Bambang Heru Tjahjono, yang turut mensupport kepengurusan baru Apkomindo 2015-2018 ini yang harapannya dapat turut mendukung dan mensukseskan berbagai kegiatan pemerintah dalam hal ini di Kemkominfo.

“Pak Hoky (sapaan akrab Soegiharto Santoso -red) selama ini banyak membantu mensosialisasikan program-program di Kemkominfo. Tentunya kami sangat mengharapkan kerjasama ini terus berkelanjutan sehingga dunia TI Indonesia semakin semarak, pengguna internet terus tumbuh dan mengharapkan penggunaan nama domain .id semakin bertambah di Indonesia karena domain .id ini merupakan identitas bangsa. Selamat dan sukses saya ucapkan, semoga bersama Apkomindo dunia TI bisa semakin cakap, cerdas, kreatif dan produktif,” ujar Bambang.

Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Ernst Karel Remboen menyampaikan, “Selamat dan sukses buat APKOMINDO, semoga APKOMINDO tetap solid dan bertambah sukses. Besar harapan kita semua agar APKOMINDO bisa menjadikan industri TI menjadi basis produksi di Indonesia dan  dapat dipandang di pasar global.”

Di kesempatan yang sama, Pendiri Yayasan Onno Center International, Onno W. Purbo menyampaikan, “Kemitraan APKOMINDO dan Onno Center dapat diwujudkan dalam bidang pembinaan SDM TI di seluruh Indonesia. Sebab antara APKOMINDO dan Onno Center memiliki visi yang sama, yakni meletakkan SDM yang berkualitas sebagai basic dimana industri TI bisa terbentuk di Indonesia. Selamat bekerja dan berkarya kepada seluruh jajaran pengurus APKOMINDO, semoga sukses.”

Selanjutnya, pengurus DPP Apkomindo yang dilantik sesuai dengan Surat Keputusan Nomor  001/DPP/AP-DPP/III/2015 tentang Pelantikan Pengurus Dewan Pengurus Pusat APKOMINDO Masa Bhakti 2015-2018 adalah sebagai berikut: Hendra Widya (Wakil Sekretaris Jenderal 1), Erdy Djohan (Wakil Sekretaris Jenderal 2), Hardy Winata (Wakil Bendahara 1), Andri Sugondo (Wakil Bendahara 2), Andi Ho (Wakil Ketua Umum 1), Kris Anggioni (Kabid Organisasi & Pengembangan Anggota), Djunaidi (Kabid Olahraga, Kesehatan dan Rekreasi), Mariman (Kabid Sosial & Budaya), Andy Chistopher (Wakil Ketua Umum 2), Sugiatmo (Kabid Hukum), Sarki Gunawan (Kabid Perpajakan), Taufan Wijaya Sakti (Kabid Perbankan), Mangara Pangaribuan (Wakil Ketua Umum 3), Sutrisno Cahyadi (Kabid Hubungan Pemerintah & Antar Lembaga), Rahmad Widjaja Sakti (Kabid Pengembangan Usaha & Promosi), Hendri Andrigo Sutanto (Kabid Pameran), Richard Kartawijaya (Wakil Ketua Umum 4), Basuki Surodjo (Kabid Humas), Darian (Kabid Pendidikan & Pelatihan) dan Susanto Tjiew (Kabid Penelitian & Pengembangan). Pelantikan ini disaksikan 2 (dua) orang perwakilan dari Dewan Pengawas Apkomindo (DPA) yang ditetapkan dalam Munas 2015, yakni Agustinus Sutandar dan  Sutiono Gunadi.

Segenap jajaran manajemen dari PT Digitalife Nusantara mengucapkan selamat bertugas kepada Ketum, Sekjen dan seluruh pengurus DPP APKOMINDO semoga Tuhan selalu menyertai dalam tugas kedepanya.

Mengapa Anak-Anak Kita Lari ke Dunia Game?

RHENALD KASALI, Akademisi, praktisi bisnis dan guru besar bidang Ilmu manajemen di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Menulis di Jawa Pos : http://tinyurl.com/p6sewpk 

BELAKANGAN ini, saya menerima banyak keluhan dari orang tua yang anaknya tergila-gila main game. Kalau dibiarkan, sehari mungkin bisa lebih dari enam jam. Sementara itu, mengerjakan PR atau belajar, sulitnya minta ampun.

Begitu pula ketika tiba waktunya untuk berangkat les, anak-anak kehilangan semangat. Mereka memang berangkat, namun gairahnya redup. Mereka pergi hanya untuk memenuhi keinginan orang tua.

Sebagian orang tua mengaitkan main game dengan kinerja anak-anak di sekolah. Katanya, akibat terlalu sering main game, rapor anak-anaknya menjadi biasa-biasa saja. Mungkin bukan yang terjelek, tetapi jelas bukan yang terbaik. Bukan juara pertama.

Bukan hanya itu, orang tua juga cemas atas kesehatan mata dan obesitas. Memang, terlalu lama menatap layar komputer bisa berdampak negatif terhadap kesehatan mata dan gerakan anak.Karena itu, banyak orang tua yang melarang anak-anaknya bermain game atau membatasinya hanya pada hari-hari libur dan jumlah jamnya dibatasi.

Tetapi, tidak sedikit orang tua yang tidak peduli. Mereka membiarkan anak-anaknya bermain game seharian. Alasannya, supaya anak-anak tidak mengganggu aktivitas orang tua yang mungkin sedang asyik menonton TV, membaca buku atau koran, ngobrol, atau bekerja.

Kaya Apresiasi

Well, itulah kaitan dunia game dengan anak-anak dari sisi pandang orang tua. Namun, supaya fair, saya ajak Anda sebentar untuk melihat dunia game dari sisi pandang anak-anak.

Inilah pengamatan saya. Orang tua, ingatlah, game memberi anak-anak kita dunia yang sama sekali berbeda dengan dunia nyata. Dunia game bagi anak-anak kita sangat apresiatif.

Ketika anak kita bergabung dalam suatu game, mereka langsung disambut dengan meriah. ’’Selamat datang. Inilah pahlawan yang akan membebaskan bangsa kita dari cengkeraman makhluk jahat.’’ Begitu sambutannya.

Lalu, anak-anak kita dibrifing dengan jelas tentang musuh-musuh yang bakal mereka hadapi. Siapa saja mereka, apa saja kehebatannya, dan sebagainya. Untuk menghadapi mereka, anak-anak kita juga dibekali berbagai senjata ampuh dan amunisi lainnya. Pada usia muda itu, mereka diperbolehkan memilih senjata atau perlengkapan lainnya yang sesuai dengan kebutuhan. Semuanya canggih dan sangat imajinatif.

Perjalanan petualang pun segera dimulai. Anak-anak kita mulai beraksi. Setiap berhasil menaklukkan lawan-lawan yang menghadang sepanjang perjalanan, mereka akan dielu-elukan. Bahkan diapresiasi dengan tambahan senjata atau perlengkapan yang lebih canggih.

Ketika gagal, anak-anak kita juga tidak dihukum atau dicaci maki. Sebaliknya, malah dihidupkan kembali, disuruh mencoba lagi, coba lagi, dan coba lagi. Sampai berhasil.

Lalu, ketika anak-anak kita berhasil mengalahkan, apresiasinya sungguh luar biasa. Ada tepuk tangan yang gemuruh dengan pesta kembang api. Anak-anak kita betul-betul disanjung sebagai pahlawan. Mereka pun bisa bertemu para hero lainnya dalam pesta para juara yang mempertontonkan kehebatan mereka.

Dunia Nyata

Itulah dunia game anak-anak kita. Sangat apresiatif. Bagaimana dengan dunia nyata yang mereka hadapi sehari-hari?

Selain instruksi gurunya yang satu arah dan sering tidak jelas, ketika anak melaporkan bahwa nilai ulangannya jelek, orang tua dan guru sering bereaksi berlebihan. Budaya pengajaran kita masih amat gemar menghukum. Orang tua pun gemar menegur. Sebagian mungkin marah-marah.

Padahal, untuk melaporkan nilai ulangannya yang jelek, anak-anak perlu membangkitkan keberanian. Mereka juga cemas akan menghadapi murka orang tuanya.

Berbeda bukan dengan dunia game yang tidak mengenal hukuman? Sebaliknya, anak-anak kita ditantang untuk mencoba lagi. Kalau gagal lagi, coba lagi, coba lagi, dan coba lagi. Begitu terus sampai berhasil.

Lalu, bagaimana kalau nilai ulangan anak Anda bagus? Nilainya 100? Apa yang Anda lakukan? Sebagian orang tua mungkin memuji, sebagian lainnya hanya berdehem kecil, ’’Ehm, bagus.’’ Tetapi, anak-anak kita jeli. Meskipun kita mengucapkan kata bagus, mereka bisa merasakan tidak adanya ketulusan di situ. Lalu, di sekolah, mereka juga dikucilkan dengan average students, dijadikan ancaman dan menjadi anak yang kurang gaul.

Sekali lagi, berbeda bukan dengan dunia game? Dengan nilai ulangan 100, kalau di dunia game, mungkin anak-anak kita sudah dielu-elukan.

Begitulah sejak kecil kita dibesarkan dan membesarkan anak-anak dalam lingkungan yang miskin apresiasi. Alhasil, kita menjadi begitu sulit memuji, tetapi sangat mudah mengkritik. Kita paling suka mencari-cari kekurangan orang lain, tetapi sulit sekali untuk melihat kelebihannya. Apalagi kalau orang lain itu adalah pesaing kita.

Itulah dunia nyata kita. Karena itu, tidak heran kalau sekarang kita menyaksikan dunia sekitar kita yang sibuk bertengkar. Pemerintah dengan DPR atau DPRD. Polisi dengan KPK. Hakim dengan jaksa. Satpol PP dengan masyarakat. Semua serba berebut dan amat kekanak- kanakan. Meski kompetensinya tidak bermutu, jabatan dipaksakan pada badannya. Dan sebagainya. Melelahkan.(*)

Memilih Kartu Grafis Terbaik dengan Budget di bawah 1 Juta Rupiah!

Kartu grafis kelas entry level tidak dipungkiri merupakan kelas kartu grafis yang memiliki jumlah pengguna paling besar di pasaran. Dengan harga yang relatif terjangkau pada kisaran di bawah satu juta Rupiah, pengguna PC saat ini sudah bisa mendapatkan kartu grafis dengan performa yang mumpuni untuk menjalankan berbagai game saat ini, asalkan cukup teliti dalam memilihnya.

Apa saja yang perlu diperhatikan dalam memilih kartu grafis kelas entry-level ini agar tidak berujung pada kekecewaan? Simak artikel berikut ini:

64 bit vs 128 bit
Benarkah sebuah VGA dengan memory 64 bit bisa menandingi performa VGA dengan memory 128 bit? Secara teori tentu saja pernyataan tersebut cukup menyesatkan, kecuali jika memang dari segi spesifikasi lain seperti misalnya jumlah GPU/Shader Core yang dimiliki VGA 64 bit ini lebih banyak sehingga bisa berjalan lebih kencang. Namun faktanya, semakin besar jumlah bit memory pada sebuah VGA akan menghasilkan bandwidth memory yang lebih tinggi dan berimbas pada performa yang semakin baik. Jadi, pastikan pilih VGA dengan memory minimal 128 bit untuk performa yang maksimal.

GDDR5 1GB VS GDDR3 2GB
“Semakin besar jumlah VRAM pada VGA, maka semakin bagus performa VGA tersebut?” Mitos yang satu ini masih banyak dipercayai oleh sebagian besar pengguna dan bahkan penjual komputer sekalipun. Faktanya performa dari sebuah VGA dimotori oleh seberapa kuat GPU-nya, lalu semakin tinggi spesifikasi GPU pada VGA tersebut, maka dibutuhkan VRAM yang besar untuk menampilkan aplikasi/game pada resolusi dan tingkat detail grafis yang tinggi. Namun untuk sebuah VGA kelas entry-level, jumlah VRAM besar hingga 2GB tidak akan terpakai dengan optimal, mengingat game yang akan dimainnkan tidak akan berjalan pada setting Ultra dan resolusi di atas 1920×1080, maka VRAM 1GB sudah lebih dari cukup. Namun sebaliknya jenis memory GDDR5 akan memberikan peningkatan performa yang signifikan dibandingkan memory GDDR3 walaupun jumlah VRAM-nya lebih kecil.

Pilih VGA dengan GPU Generasi Terbaru

Pastikan VGA yang akan Anda beli merupakan VGA dengan GPU generasi terbaru untuk mendapatkan pengalaman terbaik. Selain dari segi performa yang lebih baik dan juga efisiensi daya yang lebih optimal, VGA dengan GPU terbaru akan mendapatkan dukungan berbagai fitur dan spesifikasi yang jauh lebih update dan lengkap untuk menunjang performanya, seperti misalnya pada VGA Radeon R7-series sudah dilengkapi dengan interface PCI-E Gen 3.0 yang lebih optimal, dimana kompetitor yang sekelas masih menggunakan PCI-E Gen 2.0 yang sudah tertinggal. Lalu dari segi arsitektur, VGA Radeon R7-series sudah mengadopsi arsitektur GCN (Graphics Core Next) yang memungkinkan VGA ini menjalankan API eksklusif AMD Mantle, dan APP Acceleration (komputasi menggunakan GPU).

Memilih VGA Di Bawah 1 Juta Rupiah dengan Performa Terbaik
Dengan budget di bawah 1 juta Rupiah, terdapat beberapa pilihan kartu grafis dengan rentang harga sekitar 700-800 ribu Rupiah yang bisa menjadi pertimbangan saat ini, yaitu:

  • AMD R7 240 1GB 128bit GDDR5
  • NVIDIA GT 730 1GB 64bit GDDR5
  • AMD R7 240 2GB 128bit GDDR3
  • NVIDIA GT 730 2GB 128bit GDDR3

Untuk menentukan kartu grafis mana yang memiliki performa terbaik, pada artikel ini akan diujikan salah satu game PC terpopuler yang memiliki jumlah pemain terbanyak di dunia, yaitu DOTA 2.

Game ini cukup mewakilkan sebagai game wajib pada PC baik bagi para gamer rumahan ataupun pada Game Center. Game gratis DOTA2 ini juga dinilai cukup netral dan tidak “memihak” produsen hardware manapun, dengan menggunakan basis Source Engine yang telah digunakan pada berbagai game besutan Valve miliknya.

Adapun detail grafis yang digunakan adalah:

Resolusi Full HD 1920×1080, dengan setting Video Advanced tertinggi (semua efek ON), kecuali VSync Off agar frame rate masih bisa melewati 60 FPS.

Spesifikasi PC yang digunakan untuk pengujian ini adalah:

Test bed:

Processor: A10-7850K Kaveri
Motherboard: Gigabyte A88X G1.Sniper
RAM: Corsair Vengeance 2x4GB 1600 CL9
Storage: SSD Corsair 120GS
PSU: XFX 700Watt
Hasil Pengujian
Hasil-uji-Radeon-Dota-2

 

Kesimpulan

Kartu grafis dengan performa terbaik pada rentang harga 700-800 ribu Rupiah layak diberikan kepada AMD R7 240 1GB 128bit GDDR5, yang berhasil mengalahkan kompetitornya NVIDIA GT 730 1GB 64bit GDDR5 (Kepler) dengan perbedaan performa sekitar 10-15%. Lalu dibawahnya, AMD R7 240 2GB 128bit GDDR3 berhasil memukul telak kompetitornya NVIDIA GT 730 2GB 128bit GDDR3 (Fermi) dengan perbedaan performa yang sangat signifikan.

Dual graphics A10 7850K+R7 240 1GB GDDR5
Minimum FPS: 42
Average FPS: 61
Maximum FPS: 72

Kabar baik lainnya bagi Anda pengguna R7 240/250 yang menggunakan prosesor APU berbasis Kaveri, dapat memanfaatkan fitur Dual Graphics yang hanya dimiliki AMD. Konfigurasi R7 240/250 ditambah dengan APU Kaveri ini dapat memberikan performa hingga 95% lebih tinggi, dibandingkan dengan konfigurasi non Dual Graphics, seperti misalnya kombinasi Intel Core i3/i5 (HD 4600) + NVIDIA GT 730 yang dipastikan keduanya tidak dapat memberikan benefit performa tambahan.

Jadi, untuk mendapatkan pengalaman gaming terbaik Anda, selalu gunakan PC berbasis AMD!

Source : http://www.amd-id.com/2015/01/memilih-kartu-grafis-terbaik-dengan-budget-di-bawah-1-juta-rupiah/

Synology DiskStation DS1515+ Ultra-kinerja NAS dioptimalkan untuk tugas-tugas intensif dan enkripsi

 

Menampilkan prosesor quad-core, mesin enkripsi hardware, dan integrasi perangkat lunak sempurna,DS1515 + adalah kuat, dapat diupgrade Server NAS 5bay yang memberikan kecepatan yang luar biasa dan dipercepat enkripsi data. Mudah scalable, DS1515 yang + dapat dilengkapi dengan sampai 6GB DDR3RAM dan host hingga 90TB kapasitas mentah dengan dua unit Synology DX513.

  • CPU Model: Intel Atom C2538
  • CPU Frequency: Quad Core 2.4GHz
  • Floating Point
  • Hardware Encryption Engine
  • System Memory: 2GB DDR3
  • Memory Module Pre-installed: 2GB x1
  • Total Memory Slots: 2
  • Memory Expandable up to: 6GB (2GB + 4GB)
  • Drive Bay(s): 5
  • Maximum Drive Bays with Expansion Unit: 15
  • Compatible Drive Type
    • 3.5″ SATA(III) / SATA(II) HDD
    • 2.5″ SATA(III) / SATA(II) HDD
    • 2.5″ SATA(III) / SATA(II) SSD
  • Maximum Internal Raw Capacity: 30TB (6TB HDD x8) (Capacity may vary by RAID types) (See All Supported HDD)
  • Hot Swappable Drive
  • USB 3.0 Port: 4
  • eSATA Port: 2
  • Internal Drives: EXT4
  • External Drives
    • EXT4
    • EXT3
    • FAT
    • NTFS
    • HFS+
  • Size (Height x Width x Depth): 157mm x 248mm x 233mm
  • Weight: 4.17kg
  • LAN Number (RJ45): Gigabit x4
  • Link Aggregation
  • Wake on LAN/WAN
  • System Fan: 120mm x 120mm x2 pcs
  • Easy Replacement System Fan
  • Wireless Support (dongle)
  • Noise Level: 22.3 dB(A)
  • Power Recovery
  • Scheduled Power On/Off
  • Power Supply Unit / Adapter: 250W
  • AC Input Power Voltage: 100V to 240V AC
  • Power Frequency: 50/60Hz, Single Phase
  • Power Consumption
    • 38.39W (Access)
    • 21.63W (HDD Hibernation)
  • Temperature
    • Operating Temperature: 5°C to 35°C (40°F to 95°F)
    • Storage Temperature: -20°C to 60°C (-5°F to 140°F)
    • Relative Humidity: 5% to 95% RH

 

PRINTER CANON RAIH CUSTOMER LOYALTY AWARD 2015

Kepercayaan masyarakat terhadap printerCanon kembali terbukti melalui keberhasilan Canon menjadi pemenang Customer Loyalty Award 2015 untuk kategori Printer. Customer Loyalty Award tahun ini merupakan yang keempat kalinya diraih oleh printer Canon. Customer Loyalty Award adalah ajang penghargaan bagi merek-merek yang berhasil menjaga kepuasan pelanggan berdasarkan hasil survei Net Promotor Score (NPS).

Customer Loyalty Award adalah ajang penghargaan bagi merek-merek yang berhasil menjaga kepuasan pelanggan berdasarkan hasil survei Net Promotor Score (NPS). Survei ini bertujuan mendeteksi seberapa besar customer experience yang dirasakan oleh konsumen terhadap suatu merek/produk. Survei yang dilakukan oleh Hachiko dan Majalah SWA ini berlangsung pada September-November 2014 dengan responden sebanyak 3.082 orang di Jabodetabek, Surabaya, Bandung, Semarang, Makassar, Denpasar dan Medan.

“Loyalitas masyarakat terhadap printer Canon merupakan kebanggaan tersendiri bagi kami. Penghargaan tersebut membuktikan printer Canon merupakan pilihan utama masyarakat Indonesia dengan kualitas yang teruji. Tentunya kami akan menjaga kepercayaan ini dengan selalu menghadirkan produk-produk berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan,” ujar Merry Harun – Canon Division Director, pt. Datascrip.

Mengawali tahun 2015 ini, printer Canon juga telah meraih penghargaan Top Brand Award 2015 dan Techlife Innovative Award 2014 untuk kategori Best Photo Printer. Tahun ini, rangkaian printer Canon terbaru dengan teknologi mutakhir akan terus hadir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia.

Toshiba MQ01ABD series – HDD 2.5″ yang ramah lingkungan

  • Capacity: 1TB, 750GB, 500GB, 320GB, 250GB
  • Number of platters: 2 (1TB, 750GB) 1 (320GB, 250GB)
  • Areal density (max) 744.1Gb/in
  • Media transfer rate (max) 1288.6Mbps
  • Average seek time 12 ms
  • Rotational speed 5400 RPM
  • Buffer memory 8 MB
  • SATA 3Gb/s

ASUS Republic of Gamers Umumkan Kompetisi OC Showdown 2015 Formula

Taipei, Taiwan, 5 Maret 2015 — ASUS Republic of Gamers (ROG) umumkan dimulainya seri OC Showdown 2015 Formula. Kompetisi online yang mengundang overclocker dari seluruh penjuru dunia berkompetisi untuk kesempatan menang dan mendapatkan hadiah. Motherboard dan graphic card ASUS adalah pilihan paling popular yang paling banyak digunakan berdasarkan catatan di HWBOT.org, sehingga kompetisi ini menempatkan brand pilihan favorit overclocker menjadi bagian penting dalam kompetisi global kali ini.

OC Showdown 2015 Formula ini bekerjasama dengan HWBOT.org dan partner lain Intel®, HyperX® dan Enermax. Putaran pertama OC Showdown 2015 Formula dimulai 6 Maret hingga 6 April 2015. Seri terbaru ini memberikan kesempatan bertanding untuk overclocker dengan pilihan pendingin air cooling dan water cooling, dengan hadiah untuk pemenang bagi lima peringkat teratas. Peserta juga dapat berbagi cerita dan  memberikan komentar melalui Twitter dan/atau Facebook dengan menggunakan tanda pagar (hashtag) #OCShowdown, dan follow akun Twitter @ASUS_ ROG.

Untuk extreme overclocker yang menggunakan pendingin di bawah 0°C diharapkan mempersiapkan untuk putaran kedua seri ROG OC Showdown 2015 Extreme, yang akan dimulai segera setelah usainya putaran pertama OC Showdown 2015 Formula ini.

 

Kompetisi 3 Tahap

Kompeisi seri OC Showdown 2015 Formula ini diadakan untuk overclocker yang menggunakan rig PC dengan pendingin air cooling atau water cooling, dan diselenggarakan dalam 3 tahap. Peserta diharuskan mencatatkan kinerja overclocking terbaik dengan benchmark Intel Extreme Tuning Utility (XTU), Catzilla 720p dan MaxxMem Read Bandwidth.

Seri ini terbuka untuk pengguna motherboard ASUS, ASUS ROG atau ASUS TUF Z87 atau Z97. Untukbenchmark 3D, overclocker juga harus  menggunakan graphic card ASUS, ASUS ROG, atau ASUS Strix. Aturan selengkapnya kompetisi seri Formula ini tersedia di http://oc-esports.io/#!/round/rogocs_formula_r1.

Hadiah yang tersedia untuk pemenang antara lain adalah motherboard terkini ROG Maximus VII Formula dan ROG Maximus VII Impact, graphic card ASUS Strix GTX 980, juga processor, memory DDR3, power-supply unit (PSU) kelas atas, SSD yang cepat dan water cooling. Juga tersedia 20 hadiah undian, antara lain T-shirt, USB flash disk, cooling fan dan drive rack. Daftar lengkap hadiah yang tersedia dapat dilihat di http://oc-esports.io/#!/round/rogocs_formula_r1/prizes.

 

Kompetisi Extreme Overclocking di Q2

Subzero overclocker juga terus memantau seri OC Showdown 2015 Extreme selanjutnya, dimana putaran kedua akan segera dimulai. Seri Extreme ditujukan untuk peserta yang menggunakan subzero cooling untuk mencapai hasil overclocking yang paling ekstrim. Dengan tidak adanya batasan jenis pendingin yang digunakan, kompetisi seri Extreem memungkinkan pengguna memilih jenis pendingin ekstrim, seperti dry iceatau liquid nitrogen (LN2).

Peserta di seri Extreme diwajibkan mengunakan motherboard Z97 atau X99 dari ASUS, ASUS ROG atau ASUS TUF. Untuk benchmark 3D, overclocker wajib menggunakan graphic card ASUS, ASUS ROG, atau ASUS Strix. Jadwal seri Extreme selengkapnya dapat dilihat di http://oc-esports.io/#!/series/rog/rog_ocs_extreme.

 

ASUS Umumkan Dukungan untuk Prosesor Intel Core Generasi Ke-5

Taipei, Taiwan, 10 Maret 2015 — ASUS mengumumkan bahwa semua motherboard 9 Series sudah mendukung prosesor Intel® Core generasi ke-5, sehingga pengguna dipastikan langsung dapat dengan cepat, aman dan nyaman melakukan upgrade. Fitur ASUS USB BIOS Flashback juga BIOS Updater yang sangat mudah digunakan memungkinkan pengguna dapat dengan cepat melakukan update UEFI BIOS, sehingga dapat menikmati kinerja terbaik dari CPU terkini.

Update dengan Mudah untuk Dukungan Kompatibilitas dengan Prosesor Intel Core Generasi ke-5

Motherboard ASUS 9 Series sudah dilengkapi dengan fitur ASUS USB BIOS Flashback[1] yang memungkinkan pengguna dapat melalukan update UEFI BIOS dengan cara yang sangat mudah. Cukup copy file BIOS terbaru pada USB flash drive, dan pengguna dapat dengan mudah melakukan proses update ASUS UEFI BIOS dengan cepat. Bahkan pada proses ini motherboard tidak perlu terpasang dengan CPU juga DRAM. Pengguna cukup memasang power supply pada motherboard, pasang USB drive, tekan tombol USB BIOS Flashback atau tombol Reset, dan tinggal menunggu proses update selesai dilakukan.

 

Proses update UEFI BIOS pada motherboard ASUS 9 Series juga dapat dilakukan melalui aplikasi BIOS Updater versi Windows[2] yang mudah dilakukan, cukup menekan satu tombol. Aplikasi ini tersedia gratis di situs web ASUS.

Pengguna yang sekarang sudah ingin menikmati kehebatan dari prosesor Intel Core generasi ke-5 dapat mengunjungi situs web ASUS di www.asus.com, dan download versi UEFI BIOS terkini. Berikut adalah versi BIOS motherboard ASUS 9 Series yang sudah dapat mendukung CPU Intel terbaru:

Chipset Model name Versi

BIOS

Z97 Z97-Deluxe(NFC & WLC) 2205
Z97-Deluxe/USB 3.1 0401
Z97-Deluxe 2205
Z97-Pro(Wi-Fi ac)/USB 3.1 2302
Z97-Pro(Wi-Fi ac) 2205
Z97-Pro 2205
Z97-A/USB 3.1 0501
Z97-A 2205
Z97-AR 2205
Sabertooth Z97 Mark 1/USB 3.1 0401
Sabertooth Z97 Mark 1 2205
Sabertooth Z97 Mark 2 2205
Sabertooth Z97 Mark S 2205
Gryphon Z97 Armor Edition 2205
Gryphon Z97 2205
Maximus VII Formula 2304
Maximus VII Hero 2304
Maximus VII Ranger 2304
Maximus VII Gene 2304
Maximus VII Impact 2304
Z97-Pro Gamer 2002
Z97I-PLUS 2502
Z97M-PLUS 2604
Z97-K 2502
Z97-C 2401
Z97-E 0602
Z97-P 2702
Z97-K R2.0 0702
H97 H97-Pro Gamer 2402
H97I-Plus 2502
H97M-Plus 2402
H97-Plus 2402
H97-Pro 2703
H97M-E 2302